1. Mulai Hari dengan Prioritas Utama
Sebelum bekerja, tentukan 1–3 tugas terpenting. Fokus selesaikan yang paling berdampak dulu daripada mengejar banyak hal kecil yang tidak penting.
2. Gunakan Teknik 30–10
Kerja 30 menit penuh tanpa gangguan, lalu istirahat 10 menit. Pola ini bikin otak tetap fokus dan energi stabil seharian.
3. Minimalisir Keputusan Kecil
Siapkan hal-hal rutin dari malam sebelumnya: pakaian, jadwal, to-do list, dan kebutuhan kerja. Lebih sedikit keputusan = energi lebih hemat.
4. Kelompokkan Tugas (Batching)
Gabungkan tugas sejenis dalam satu waktu:
- Balas chat & email di jam tertentu
- Kerja kreatif dalam satu blok
- Admin/berkas dalam satu sesi
Ini lebih cepat daripada loncat-loncat tugas.
5. Hindari Multitasking
Kerjakan satu hal sampai selesai. Multitasking bikin waktu habis karena otak harus “switch” berkali-kali dan energi terkuras.
6. Atur Notifikasi
Matikan notifikasi yang tidak penting. Cek ponsel hanya di waktu terjadwal. Gangguan kecil bisa buang waktu berjam-jam tanpa sadar.
7. Gunakan Template & Otomatisasi
Pakai template untuk email, laporan, postingan, dan catatan kerja. Otomatisasi tugas rutin biar kamu hemat waktu tiap hari.
8. Sisipkan Micro-Break
Istirahat 1–2 menit setiap 45 menit untuk stretching atau napas dalam. Ini bantu jaga fokus dan cegah kelelahan.
9. Terapkan Aturan 2 Menit
Kalau ada tugas yang bisa selesai kurang dari 2 menit, kerjakan langsung. Tumpukan tugas kecil justru menghabiskan energi kalau ditunda.
10. Tutup Hari dengan Review Singkat
Luangkan 3–5 menit cek progres hari ini dan siapkan rencana besok. Bikin kerja lebih jelas, rapi, dan bebas stres.












